Salah satu hal yang akan menentukan hasil dari sebuah jaket ditentukan dari teknik mana yang dipilih agar hasil cetakan terlihat oke saat diaplikasikan ke media kain. Teknik bordir atau sablon sekalipun pasti memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Maka hal yang biasanya ditanyakan pada awal saat membuat desain custom jaket adalah “tampilan seperti apa yang anda inginkan?”
Pengaplikasiaan dari sablon dan bordir pastinya akan mengikuti desain dan konsep yang akan anda buat. namun jika anda masih belum kebayang seperti apa pengaplikasiaannya? berikut kami berikan informasi hal-hal yang mungkin bisa bantu anda saat akan memilih jenis teknik untuk desain jaket anda.
Apa Perbedaan Bordir dan Sablon pada media Jaket?
Secara sederhananya teknik bordir merupakan teknik yang memanfaatkan benang yang dijahit pada permukaan bahan untuk membentuk simbol dsb, sementara sablon memanfaatkan tinta sebagai alatnya lalu dicetak pada media/permukaan jaket. Perbedaan pross ini tentu saja akan menghasilkan visual yang berbeda.
Agar lebih mudah kami berikan gambaran tabel sederhana apa sih bedanya antara sablon dan bordir:
| Bordir | Faktor | Sablon |
| Benang | Bentuk/Pengaplikasian | Tinta/material cetak |
| Lebih terasa | Tekstur | Umumnya lebih rata |
| Lebih dimensional | Karakter Visual | Lebih fleksibel secara visual |
| Sangat umum | Cocok untuk Logo | Sangat memungkinkan |
| Perlu dipertimbangkan | Desain Besar | Dapat lebih fleksibel |
| Ada keterbatasan | Desain Sangat Kecil | Bergantung teknik |
| Tekstural dan solid | Kesan Akhir | Bergantung jenis sablon |
Tabel tersebut merupakan gambaran umum. Hasil akhir tetap bergantung pada jenis material, teknik produksi, desain, dan kualitas pengerjaan.
Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Bordir pada Jaket
Memberikan Tekstur
Benang menghasilkan permukaan yang berbeda dari bahan dasar jaket sehingga logo memiliki karakter visual yang lebih menonjol.
Cocok untuk Identitas dan Logo
Bordir sering menjadi pilihan untuk logo perusahaan, komunitas, organisasi, atau nama karena tampilannya dapat terlihat solid.
Memberikan Kesan Lebih Terstruktur
Pada model jaket tertentu, seperti bomber, varsity, atau jaket kerja, bordir dapat menyatu dengan karakter produk.
Cocok untuk Area Tertentu
Bordir sering digunakan pada:
- Dada
- Lengan
- Punggung
- Bagian tertentu yang membutuhkan identitas visual
Namun, ukuran dan kompleksitas desain tetap perlu diperhatikan.
Sementara teknik ini pun terdapat kekurangan yang perlu anda pertimbangakan, berikut beberapa kekurangan nya
Bordir bukan berarti cocok untuk semua desain.
Salah satu keterbatasannya adalah detail yang terlalu kecil atau sangat kompleks dapat membutuhkan penyederhanaan agar hasil akhirnya tetap jelas.
Misalnya, sebuah logo memiliki:
- Tulisan sangat kecil
- Garis sangat tipis
- Banyak detail
- Banyak elemen berdekatan
Desain tersebut mungkin perlu disesuaikan sebelum dibordir.
Selain itu, semakin besar area bordir dan semakin kompleks desainnya, proses produksinya juga dapat menjadi lebih rumit.
Karena itu, desain sebaiknya dievaluasi terlebih dahulu sebelum menentukan teknik bordir.

Kekurangan dan Kelebihan Sablon pada Jaket
Cocok untuk Artwork Berukuran Besar
Jika desain berada di bagian punggung dan memiliki ukuran cukup besar, sablon dapat menjadi salah satu pilihan yang perlu dipertimbangkan.
Fleksibel untuk Desain Grafis
Ilustrasi atau artwork tertentu dapat lebih sesuai menggunakan teknik sablon dibandingkan bordir.
Tidak Menghasilkan Tekstur Benang
Hasil akhirnya dapat memiliki karakter yang lebih rata, tergantung jenis teknik sablon yang digunakan.
Bisa Digunakan untuk Desain yang Berbeda
Sablon dapat dipertimbangkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari logo sederhana hingga artwork tertentu.
Sementara Sablon juga memiliki keterbatasan.
Hasil akhir sangat bergantung pada:
- Jenis tinta
- Teknik sablon
- Material jaket
- Permukaan bahan
- Desain
- Proses pengerjaan
Karena itu, tidak semua teknik sablon dapat digunakan pada semua jenis bahan jaket.
Desain juga perlu diperiksa agar metode yang digunakan sesuai dengan material dan hasil yang diinginkan.
Bordir atau Sablon: Mana yang Lebih Bagus?
Pertanyaan yang lebih tepat sebenarnya bukan:
“Mana yang lebih bagus?”
Tetapi:
“Mana yang lebih sesuai untuk desain dan kebutuhan jaket saya?”
Berikut beberapa pertimbangan yang dapat membantu.
Pilih Bordir Jika…
Bordir dapat dipertimbangkan jika:
- Desain berupa logo
- Desain berupa emblem
- Ada nama atau inisial
- Menginginkan tekstur
- Menginginkan tampilan yang lebih dimensional
- Desain tidak terlalu kompleks
- Aplikasi berada di dada atau lengan
Contohnya, perusahaan ingin membuat jaket seragam dengan logo kecil di dada kiri.
Bordir dapat menjadi pilihan yang menarik karena logo menjadi bagian dari identitas jaket tanpa harus memenuhi area yang terlalu luas.
Pilih Sablon Jika…
Sablon dapat dipertimbangkan jika:
- Desain memiliki area besar
- Artwork berupa ilustrasi
- Desain berada di bagian punggung
- Membutuhkan karakter grafis tertentu
- Desain memiliki detail yang lebih sesuai dengan teknik cetak
- Ingin menghasilkan tampilan visual yang lebih luas
Misalnya, sebuah komunitas ingin membuat jaket dengan ilustrasi besar di bagian belakang dan logo kecil di bagian depan.
Sablon dapat digunakan untuk artwork bagian belakang, sementara logo depan dapat menggunakan teknik lain.
Masih bingung mana yang akan anda produksi dan teknik yang seperti apa ? tenang tim sayamanah akan membantu anda tidak hanya dalam produksi tapi juga dalam sesi perencanaan di awal yang mungkin masih berbentuk sebuah ide.


